Kamis, 16 Januari 2025

Idealisme Hilang Ketika Pemuda di Butakan Kekuasaan

 

mahasiswa adalah manusia merdeka, bukan

boneka kekuasaan, mari kita independensi dengan kritis terhadap semua kepentingan, 

termasuk politik kampus.

ketika politik masuk kampus yang hilang adalah idealisme. 

jangan sampai mahasiswa dirampas oleh kepentingan yang tidak sejalan dengan masa depan kita. 

dibalik janji manis dan propaganda media, slalu ada kepentingan. 

berpikir lah dua kali, jangan hanya menjadi pion di papan catur politik kampus. 

kampus adalah ruang belajar, bukan medan pertempuran politik, fokus pada substansi, jangan tergelincir oleh permainan kekuasaan.


Penulis: Faiz Abdul Mu'iz (Staff Bidang Kaderisasi PK IMM Prof. Hamka)

Selasa, 07 Januari 2025

Jejak Pembelajaran 2024 dan Semangat Baru Menuju 2025

 

Tahun 2024 telah menjadi perjalanan yang penuh warna. Ada banyak pelajaran, tawa, dan mungkin air mata. Kita belajar bahwa tidak semua yang kita rencanakan berjalan mulus, namun setiap tantangan mengajarkan kita untuk lebih kuat.

Ada saat-saat di mana kita merasa lelah, merasa usaha kita tidak cukup, atau ragu pada diri sendiri. Tapi di tengah semua itu, kita juga menemukan keberanian untuk melangkah maju, meskipun perlahan. Keluh kesah tahun ini mengajarkan kita satu hal:

“semuanya butuh proses, dan tidak apa-apa jika kita belum sempurna”

Kini, di tahun 2025, saatnya kita melangkah dengan harapan baru. Kita harus lebih berani mengambil peluang, belajar dari kesalahan, dan tetap bersyukur atas hal-hal kecil. Mari kita prioritaskan kesehatan mental dan fisik, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan tetap membuka hati untuk membantu sesama.

Harapan untuk 2025 adalah agar kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih tangguh, dan lebih percaya pada kemampuan diri. Apa pun yang terjadi, ingatlah bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk berkembang dan bermimpi lebih besar.

Selamat datang 2025, mari kita jadikan tahun ini lebih bermakna.


Penulis : Rini Nur Aisah (Staff Bidang RPK PK IMM Prof Hamka)

Gambar : Editing by M. Fata Habiburrahman