Minggu, 05 April 2020

FRAKKSI 4 APRIL (Bedah Essay)


FRAKKSI (Bedah Essay) “COVID – 19 Bagaimana Kesehatan Mentalmu?”

Merabaknya virus Covid–19 yang sudah menjadi pandemi dunia ini, memberikan dampak yang luar biasa dirasakan oleh semua masyarakat dunia. Dampak yang dirasakan bukan hanya hal-hal yang mengenai tentang kesehatan saja, akan tetapi juga memporak-porandakan masalah sosial di banyak negara seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan lain-lain. Virus Covid-19 ini tidak hanya mengganggu kesahatan fisik seseorang namun juga berimbas kepada kesehatan mentalnya. Kesehatan mental sangat penting bagi kehidupan seseorang. Bahkan tidak hanya penyakit yang terjadi karena Virus Covid–19 saja, apapun penyakitnya akan berdampak terhadap mental seseorang.
Lahir dari keresahan tersebut Bidang RPK di bawah PK. IMM Prof Hamka mengadakan Diskusi Online sekaligus membedah essay yang bertajuk“Covid-19 Bagaimana Kesehatan Mentalmu?” diskusi yang digelar Via-Whatsapp group ini, diskusi yang diikuti oleh 58 (lima puluh delapan) kader-kader PK IMM Prof Hamka dilaksanakan pada Jum’at malam tanggal 4 April 2020 pukul 19.30-21.30 WIB dengan pemateri utama yaitu IMMawati Aisyah Putri Febrinasari, yang juga selaku Ketua Bidang RPK PK IMM Prof Hamka.
Diskusi ini diawali dengan menshare Essay “Covid–19 Bagaimana Kesehatan Mentalmu?” agar kader-kader membaca dan memahami terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh IMMawati Aisyah Putri. IMMawati Aisyah Putri mengungkapkan bahwa munculnya kecemasan yang diakibatkan dari pendami covid–19 sampai saat ini belum merada. Merabaknya virus covid–19 di hampir seluruh dunia ini berimbas kepada segala aspek kesehatan, tak terkecuali kesehatan mental, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan kecemasan dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Pandemi virus covid-19 ini menimbulkan dampak psikologi bagi masyarakat.
Lalu bagaimana cara mengontrol mental kita agar tidak memiliki kecamasan yang tinggi akibat pandemi covid-19 ini? Yang pertama kita perlu memahami betul pandemik yang sekarang ini minimal dari cara penularan, pencegahan, dan penanganan jika terpapar atau terindikasi terkena virus tersebut. Kemudian usahakan mencari informasi dari sumber yang terpercaya agar menghindari kesimpangsiuran. Setelah mendapat informasi tidak sedikit dari kita yang kemudian dari kita menjadi takut untuk berinteraksi di luar dan lebih memikirkan hal negatif jika terdapat sintom yang mirip dengan informasi yang didapat. Hal itu wajar, tetapi ingat, penting sekali untuk tidak memperburuk keadaan dengan mengembangkan pikiran dan perasaan megatif itu sendiri, sekarang banyak sekali media yang menyediakan teman-teman yang merasa kondisinya kurang baik dan curiga terhadap virus tersebut dengan menanyakan kepada ahlinya. Semua tegangan psikis atau energi negatif yang muncul seperti cemas dan sebagainya akan berpengaruh juga terhadap kesehatan fisik. Dan penting bagi kita untuk menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental. Terang IMMawati Aisyah Putri.
         Jadikan pandemi Covid-19 ini sebagai nikmat sakit yang masih Allah berikan kepada kita semua. Selalu istiqomah dalam ikhtiar dan tawakal Kepada-Nya. Dan dengan adanya Covid-19 ini, bumi dan seluruh alam semesta dapat mersakan kekebalan setelahnya.
Tetap patuhi aturan pemerintah untuk kita physical  distancing.

Sehat Fisik Sehat Mental
IMMawati Aisyah Putri Febrinasari


Ditulis Oleh : IMMawati Ana Uswatun Hasanah
Staff Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar