Untuk menjawab pertanyaan ini, Kita perlu memahami maksud dari tujuan IMM. Tujuan IMM adalah “Mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah”. Sedangkan tujuan Muhammadiyah sendiri adalah “Menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar benarnya”.
Lalu, bagaimana Kita bisa menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sebagaimana tujuan tersebut? Mengapa IMM penting untuk terlibat dalam tujuan Muhammadiyah? Bagaimana kaitan semua ini dengan demokrasi kita?
Menurut Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017, Akademisi adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Definisi ini mungkin kurang relevan jika dikaitkan dengan perkaderan. Sebab tidak semua kader IMM akan menjadi pendidik profesional maupun ilmuwan. Namun, tanggung jawab atas ilmu yang diperoleh tersebut masih relevan.
Dalam sistem perkaderan IMM, menjelaskan bahwa gerakan ilmu amaliah dan ilmiah bertujuan untuk mencapai masyarakat yang ilmiah, yaitu yang memiliki kerangka pikir ilmiah, rasional, dan terbuka. Artinya, tujuan akhir dari ilmu adalah transformasi dalam masyarakat.
Sekarang, pertanyaannya adalah: bagaimana kita bisa malakukan transformasi tersebut? Dalam konteks kemiskinan misalnya, yang mana dalam Islam haruslah diberantas. Sebenarnya, kita perlu melakukan transformasi sehingga umat Islam bisa kuat secara ekonomi. Menurut Kuntowijoyo, kebutuhan umat saat ini tidak hanya terbatas pada pemahaman teks kitab suci, tetapi juga pada kemampuan untuk melakukan transformasi. Jawabannya adalah melalui aktivitas ilmiah yang berbasis pada rasa ingin tahu dan inovasi.
Dalam melaksanakan visinya, IMM lahir untuk mewakili Muhammadiyah di ranah mahasiswa. IMM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membentuk akademisi Islam yang berakhlak mulia dan memiliki kemampuan ilmiah yang tinggi, dalam rangka mewujudkan tujuan Muhammadiyah.
Tujuan IMM sangat relevan dengan tujuan etis organisasi dalam melahirkan individu yang unggul secara pengetahuan dan akhlak. Jika umat Islam unggul karena pengembangan ilmu, maka IMM pun ada untuk kebutuhan aktivitas ilmiah yang berkelanjutan. Dengan demikian, IMM sangat diperlukan untuk melakukan transformasi dalam masyarakat. Kader IMM diharapkan menjadi pionir dalam upaya transformasi tersebut dengan menggunakan intelektualnya untuk membawa perubahan positif di masyarakat.
Editor: Bidang RPK

Tidak ada komentar:
Posting Komentar